Sabtu, 17 Desember 2016

Mioma Uteri dapat mengganggu kehamilan

Apakah Pengidap Penyakit Miom Bisa Hamil?

Pasangan suami istri sering kali sulit untuk punya anak (infertilitas) disebabkan gangguan pada tuba, gangguan implantasi pada endometrium, penyumbatan, dan sebagainya.
Meski kebanyakan wanita tetap bisa hamil setelah pengangkatan miom, beberapa wanita lainnya akan menghadapi kesulitan untuk hamil. Beberapa jenis miom berbeda bisa memperkecil ukuran dan bentuk rahim, itulah mengapa terkadang dokter menyarankan operasi cecar untuk wanita yang pernah mengalami miom.
Mioma Uteri dapat mengganggu kehamilan dengan dampak berupa kelainan letak bayi dan plasenta, terhalangnya jalan lahir, kelemahan pada saat kontraksi rahim, pendarahan yang banyak setelah melahirkan dan gangguan pelepasan plasenta, bahkan bisa menyebabkan keguguran.Sebaliknya, kehamilan juga bisa berdampak memperparah Mioma Uteri. Saat hamil, Mioma Uteri cenderung membesar, dan sering juga terjadi perubahan dari tumor yang menyebabkan perdarahan dalam tumor sehingga menimbulkan nyeri. Selain itu, selama kehamilan, tangkai tumor bisa terputar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar